Taqwa merupakan perkara yang sangat agung. Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan hamba-hamba-Nya agar bertaqwa kepada Allah dengan sebenar-benar taqwa.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam” (QS. Ali ‘Imron : 102)
Dengan taqwa, seseorang akan meraih kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat. Dan tentunya masih banyak lagi faidah-faidah yang akan didapatkan seseorang yang bertaqwa kepada Allah. Berikut ini kami nukilkan perkataan salaf kita tentang perkara taqwa secara ringkas. Semoga kita semua menjadi hamba yang bertaqwa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan sebenar-benarnya.
Ibnu ‘Aun berpesan pada seseorang:
“Bertaqwalah engkau kepada Allah Karena orang yang bertaqwa tidak akan bersedih”
Zaid bin Aslam berkata:
“Dahulu dikatakan : ’Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, maka manusia akan mencintainya walaupun sebenarnya mereka membencinya”
Sufyan Ats Tsauri berkata:
“Jika engkau bertaqwa kepada Allah, maka engkau akan merasa tidak butuh kepada manusia. Dan barangsiapa yang bertaqwa kepada manusia, maka mereka tidak akan mencukupimu (untuk membelamu) dari Allah sedikitpun”
Sulaiman bin Dawud berkata:
“Kami diberikan sebagaimana yang diberikan kepada manusia dan apa yang tidak diberikan kepada mereka. Dan kami mengetahui sebagaimana yang manusia ketahui dan apa yang tidak mereka ketahui. Tidaklah kami mendapatkan perkara yang lebih baik daripada bertaqwa kepada Allah baik ketika tersembunyi maupun terang-terangan, bersikap adil baik ketika marah maupun ridho, dan sederhana baik ketika kondisi faqir maupun cukup”
Semoga Allah menjadikan kita hamba yang selalu bertaqwa kepada-Nya baik ketika sendirian maupun ketika di tengah manusia. Amin ya Rabbal ‘Alamin.
Dinukil dari Fawaa-idul Fawaa-id, Al Fawaa-id Ibnu Qayyim Al Juaziyyah yang sudah disusun oleh Syaikh ‘Ali Hasan Al Halabi, hal. 257




copy yah.?
tafadhdhol